KPP Mikro Diharapkan Dapat Mengedukasi Masyarakat

KPP Mikro Diharapkan Dapat Mengedukasi Masyarakat

TANJUNG SELOR – Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Tanjung Selor akhirnya meluaskan tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) nya sebagai pihak yang berkewenangan masalah pajak, hal ini lantaran telah diluncurkannya Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Mikro Tanjung Selor, Senin (14/1/19). Bupati Bulungan H.Sudjati yang juga turut didamping wakil bupati Ingkong Ala dalam menghadiri launching tersebut

TANJUNG SELOR – Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Tanjung Selor akhirnya meluaskan tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) nya sebagai pihak yang berkewenangan masalah pajak, hal ini lantaran telah diluncurkannya Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Mikro Tanjung Selor, Senin (14/1/19).

Bupati Bulungan H.Sudjati yang juga turut didamping wakil bupati Ingkong Ala dalam menghadiri launching tersebut mengatakan ia atas nama pribadi dan Pemkab Bulungan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, termasuk kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Utara, serta Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanjung Redeb.

“Yang hari ini (Senin, Red) telah me-launching perluasan tupoksi KP2KP menjadi KPP Mikro Tanjung Selor,” ungkapnya.

Bupati meneruskan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 lalu, di mana Bulungan memiliki  penduduk sebanyak 133.546 jiwa yang tersebar di 10 kecamatan, di mana kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu Kecamatan Tanjung Selor dengan jumlah penduduk sebanyak 48.336 jiwa. sementara kecamatan dengan jumlah penduduk terkecil yaitu Kecamatan Peso Hilir sebanyak 4.035 jiwa.

“Bulungan memiliki potensi di sektor antara lain pertanian, perkebunan, kehutanan dan pertambangan yang tersebar di wilayah Bulungan seluas 13.181,92 kilometer persegi,” sebutnya.

Kemudian, lanjutnya berdasarkan data BPS tahun 2018, juga terdapat 1.020 perusahaan yang beroperasi di Bulungan. terdiri 71 perusahaan di sektor industri sandang, 444 perusahaan pada industri pangan, 96 perusahaan pada industri kimia dan bahan bangunan, 300 perusahaan pada sektor industri logam dan elektronika, 18 perusahaan pada industri kerajinan, dan 91 perusahaan pada industri hasil hutan. ada pula sebanyak 43 akomodasi hotel dan penginapan di Bulungan.

“Kami tentunya mendukung serta menyambut positif keberadaan KPP Mikro di Tanjung Selor, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga berharap agar keberadaan KPP Mikro di Tanjung Selor ini, meski masih memiliki sejumlah keterbatasan, dapat mengubah perilaku masyarakat terkait perpajakan di wilayah kerjanya.

 “Dengan mengedukasi masyarakat  yang semula tidak tahu menjadi paham pajak, mengubah perilaku yang semula cuek menjadi sadar dan peduli pajak, serta mengubah wajib pajak yang semula tidak patuh menjadi patuh,” jelasnya.

Disebutkannya perluasan tupoksi KP2KP menjadi KPP Mikro tersebut, juga merupakan sebuah inovasi untuk menghadapi tantangan yang harus dihadapi kantor pelayanan pajak, dengan mendekati dan melebur dalam elemen masyarakat serta bersinergi dengan para pemangku kepentingan di daerah.

“Tentu hal ini merupakan suatu kemajuan yang perlu kita dukung bersama, mengingat Bulungan akan terus berkembang,” pungkasnya.(diskominfo)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *