Polda Kaltara Tegaskan Penyaluran Bansos Harus 4T

Polda Kaltara Tegaskan Penyaluran Bansos Harus 4T

TANJUNG SELOR – Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) mewanti-wanti untuk tidak bermain dalam permasalahan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Kaltara, sebab tentu akan ada penindakkan dilakukan. Dikatakan Dirreskrimsus Polda Kaltara KBP Helmi Kwarra Kusuma Putra, pihaknya siap melakukan pengawasan bansos tersebut, saat ini sebutnya Tim Satuan Tugas (Satgas) pengawasan

TANJUNG SELOR – Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) mewanti-wanti untuk tidak bermain dalam permasalahan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Kaltara, sebab tentu akan ada penindakkan dilakukan.

Dikatakan Dirreskrimsus Polda Kaltara KBP Helmi Kwarra Kusuma Putra, pihaknya siap melakukan pengawasan bansos tersebut, saat ini sebutnya Tim Satuan Tugas (Satgas) pengawasan telah dibentuk pihaknya.

“Anggotanya terdiri atas personel Ditreskrimum Polda, intelejen, dan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Sosial Provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Kaltara,” ungkapnya mewakili Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit.

Lebih jauh dikatakan pria yang akrab di sapa Helmi ini, pembentukan satgas tersebut menindaklanjuti MoU antara Polri dan Kemensos beberapa waktu lalu. Dimana ada komitmen bersama agar Bansos ke masyarakat bisa 4T atau tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas, dan tepat tempat.

“Oleh karenanya Satgas dibentuk untuk mengawasi 4T ini,” tegasnya.

Untuk itu Helmi menegaskan agar semua pihak yang berniat untuk bermain-main dalam masalah ini maka akan siap-siap pula berurusan dengan pihaknya. Sebab apabila hal tersebut dilakukan maka sudah termasuk dalam tindak pidana korupsi (Tipikor).

“Saya tegaskan jangan sampai penerimanya bukan masyarakat yang betul-betul berhak untuk menerimanya. Jangan ada pihak-pihak yang ‘main mata’. Pun demikian dengan kualitasnya, jangan beras berkutu yang sampai ke masyarakat penerima manfaat bansos,” ujarnya.

Dalam hal pengawasan kata Helmi tentu tidak semata menjadi tugas kepolisian semata, masyarakat juga memiliki andil, caranya cukup memberikan laporan kepada aparat, terkhusus kepada pihaknya jika menemukan indikasi penyimpangan penyaluran bansos tersebut.

“Laporkan saja jika menemukan indikasi penyimpangan, kami terbuka untuk itu, khususnya bagi masyarakat yang selama ini telah menerimanya, jika 4T tidak terpenuhi, laporkan saja,” ujarnya.

Dalam hal ini kata Helmi, apabila adanya yang bermain, pihaknya tidak akan mentolerir prilaku tersebut, apabila ada penyelewengan maka akan diberikan penindakkan hukum. Oleh karenanya seluruh pihak diminta untuk tidak main-main menyikapi ini.

“Bansos untuk masyarakat miskin,” imbuhnya.

Terlepas dari itu kata dia dalam hal ini pihaknya juga sudah meminta data terkait penerima manfaat dari bansos tersebut. Selain itu kata dia pihaknya juga akan di backup oleh Satgas Pengawasan yang ada di Polres dibawah naungan Polda Kaltara. (MC Bulungan/slu)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *