Ribuan Casis Rebutkan 132 Kuota Polda Kaltara

Ribuan Casis Rebutkan 132 Kuota Polda Kaltara

TANJUNG SELOR – Sebagai Kepolisian Daerah (Polda) yang baru, pihak Polda Kaltara membuka sebanyak 132 kuota bagi pemuda-pemudi Bumi Benuanta yang berminat untuk mengabdi menjadi polisi. Kuota tersebut diperebutkan oleh ribuan calon siswa (Casis). Hal tersebut diketahui, setelah adanya penandatangan Pakta integritas dalam rangka seleksi terpadu penerimaan Akademi Polisi (Akpol), Bintara dan Tamtama Polri Tahun

TANJUNG SELOR – Sebagai Kepolisian Daerah (Polda) yang baru, pihak Polda Kaltara membuka sebanyak 132 kuota bagi pemuda-pemudi Bumi Benuanta yang berminat untuk mengabdi menjadi polisi. Kuota tersebut diperebutkan oleh ribuan calon siswa (Casis).

Hal tersebut diketahui, setelah adanya penandatangan Pakta integritas dalam rangka seleksi terpadu penerimaan Akademi Polisi (Akpol), Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2019, oleh Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit diikuti oleh seluruh casis berserta orang tua/wali di Mapolda Kaltara, Bumi Rahayu, Minggu (24/3).

Kapolda Kaltara melalui Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM)  KBP Harry Haryadi Badjuri menyebutkan animo pendaftarannya, cukup banyak dimana per tanggal 24 Maret 2019 secara online tercatat ada sebanyak 1.083 orang dan yang telah terverifikasi sebanyak 821 orang.

“Jadi animonya memang cukup banyak untuk penerimaan anggota Polri di Kaltara ini, sementara kuota kita hanya sebanyak 132 orang, terdiri dari Akpol, Bintara dan Tamtama,” jelasnya.

Selanjutnya kata Harry, kegiatan yang akan dilaksanakan ialah pemeriksaan administrasi berdasarkan administrasi yang telah dilampirkan oleh para casis, kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama delapan hari, terhitung sejak 25 Maret 2019.

“Selanjutnya akan kami umumkan, siapa-siapa saja yang lolos untuk mengikuti tahapan berikutnya,” terangnya.

Untuk penandatanganan Pakta Integritas yang telah dilaksanakan, ia menyebutkan Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Polda Kaltara dalam penerimaan casis di tahun ini. Dengan mengusung tema Polda Kaltara siap melaksanakan rektuitmen calon anggota Polri dengan prinsif bersih, transaparan, akuntabel dan humanis.

“Dari sekian banyak yang telah terverifikasi yang hadir saat penandatanganan pakta integritas hanya sekira 700 orang saja, hal tersebut karena Karena sebagian casis terutama SMK,  mengikuti UN, sehingga mereka tidak ikut, karena persiapan menghadapi ujian,” bebernya.

Dalam hal rekruitmen, Harry menegaskan bahwa dilakukan secara transaparan, sehingganya tidak ada istilah, titipan dan lain sebagainya. Casis yang memenuhi semua persyaratan maka berhak mengikuti pendidikan untuk menjadi anggota Polri.

“Namun apabila tidak memenuhi maka ia akan gugur, untuk itu kami juga meminta agar para peserta dapat percaya diri dalam setiap tahapan tes yang dilakukan, penerimaan dilakukan secara bersih,” sebutnya.

Hal tersebut dilakukan kata Harry tentu pihaknya berkeinginan mencetak anggota Polri yang benar-benar bisa diandalkan dalam setiap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Kita pastikan, tidak ada siswa titipan dan tidak ada kongkalikong pada penerimaan polisi ini, sehingga, dapat dipastikan bahwa tidak ada intervensi dari siapapun agar bisa lulus dalam penerimaan itu,” pungkasnya. (MC Bulungan/slu)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *