Wabup Tegaskan RAT Merupakan Pertanggungjawaban Kinerja

Wabup Tegaskan RAT Merupakan Pertanggungjawaban Kinerja

TANJUNG SELOR – Sebagai koperasi yang aktif, Rapat Anggota Tahunan (RAT) tentunya perlu dilakukan, sebagai upaya menunjukkan transparansi dalam pengelolaan koperasi tersebut, hal tersebut juga agar anggota mengetahui semua secara persis bagaimana koperasi dilakukan oleh pengurus koperasi. Wakil Bupati (Wabup) Bulungan Ingkong Ala menyebutkan melalui penyelenggaraan RAT, seluruh jajaran pengurus diharapkan dapat memberikan pertanggungjawaban hasil

TANJUNG SELOR – Sebagai koperasi yang aktif, Rapat Anggota Tahunan (RAT) tentunya perlu dilakukan, sebagai upaya menunjukkan transparansi dalam pengelolaan koperasi tersebut, hal tersebut juga agar anggota mengetahui semua secara persis bagaimana koperasi dilakukan oleh pengurus koperasi.

Wakil Bupati (Wabup) Bulungan Ingkong Ala menyebutkan melalui penyelenggaraan RAT, seluruh jajaran pengurus diharapkan dapat memberikan pertanggungjawaban hasil kerjanya selama satu tahun terakhir kepada seluruh anggota koperasi.

“Pertanggungjawaban tersebut penting dilakukan untuk mengukur kinerja pengurus serta mengevaluasi seluruh program dan kegiatan, agar pada masa mendatang kinerja koperasi dapat diperbaiki dan lebih disempurnakan lagi,” ungkapnya saat membuka kegiatan RAT ke VII Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Putra Rimba Bulungan yang dilaksanakan di Grand Ballroom, Jl Cempedak, Tanjung Selor pada Sabtu pagi (23/3).

Ia juga menyebutkan, adanya RAT merupakan salah satu ciri koperasi yang terus aktif sesuai amanat undang-undang. Mengingat betapa tinggi dan pentingnya kedudukan serta fungsi RAT, maka segenap anggota yang hadir selayaknya aktif memberikan berbagai masukan dalam bentuk kritik maupun saran.

“Segenap jajaran pengurus juga berkewajiban mempertanggung jawabkan hasil kerja selama satu tahun dengan sikap terbuka dan jujur,” tegasnya.

Sebab kata dia, sesungguhnya apa yang dikelola oleh pengurus adalah titipan anggota yang harus dipertanggungjawabkan dan dikembalikan sebagai sisa hasil usaha yang menjadi hak setiap anggota.

“Jadi itu hanyalah titipan anggota,” terangnya.

Terlepas dari itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018, terdapat 151 koperasi di Kabupaten Bulungan. terdiri Koperasi Unit Desa sebanyak 8 unit, KPR 5 unit, Koperasi Karyawan 8 unit serta koperasi jenis lainnya sebanyak 130 unit.

Banyaknya jumlah koperasi tersebut, lanjutnya tentu merupakan hal yang menggembirakan, namun disisi lain perlu ditelusuri juga lebih jauh apakah seluruh koperasi yang ada tersebut masih aktif berjalan atau tidak.

“Salah satu ciri koperasi yang masih aktif yaitu rutin melaksanakan RAT, sesuai amanat Undang-undang Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian,” bebernya.


Ia juga menekankan, perkembangan koperasi yang baik tidak hanya tergambar dari pertumbuhan jumlah koperasi saja. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana, koperasi mampu menyerap tenaga kerja dan mampu menyerap setiap potensi lokal yang ada.

“Saya atas nama Pemkab Bulungan menyampaikan penghargaan dan ucapan selamat kepada Koperasi Putera Rimba yang telah melaksanakan RAT ke 7 yang artinya koperasi telah berjalan selama lebih dari 7 tahun terakhir,” pungkasnya mengakhiri. (MC Bulungan/hms/slu)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *