13 Ribu Kilometer Jalan di Bulungan Akan Dibangun Pusat

13 Ribu Kilometer Jalan di Bulungan Akan Dibangun Pusat

TANJUNG SELOR – Lantaran belum memiliki status yang jelas, beberapa ruas jalan di Kabupaten Bulungan akan berstatus jalan nasional dan kewenanganya pun akan menjadi milik Pemerintah Pusat, dalam hal ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR). Hal ini langsung disampaikan Bupati Bulungan H.Sudjati, ia mengatakan perubahan status jalan-jalan yang ada di Bulungan itu

TANJUNG SELOR – Lantaran belum memiliki status yang jelas, beberapa ruas jalan di Kabupaten Bulungan akan berstatus jalan nasional dan kewenanganya pun akan menjadi milik Pemerintah Pusat, dalam hal ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR).

Hal ini langsung disampaikan Bupati Bulungan H.Sudjati, ia mengatakan perubahan status jalan-jalan yang ada di Bulungan itu menyusul dengan adanya pengembalian oleh pihak Pemerintah Provinsi Kaltara, yang sebelumnya mengambil beberapa ruas jalan yang ada.

Seperti halnya jalan Gunung Seriang hingga Kecamatan Peso, kemudian jalan dari Budiman Arifin hingga kembali jalan Trans Kalimantan. Lalu jalan simpang tiga Tanah Kuning hingga Tanah Kuning.

“Sejak 2015 lalu, ratusan kilometer jalan di Bulungan itu berstatus jalan provinsi, namun dalam perjalannya pada April 2018 lalu, jalan tersebut dikembalikan lagi ke Bulungan,” ungkapnya, Senin (15/4).

Ia menyebutkan, diserahkannya ratusan kilometer jalan yang ada itu sebelumnya lantaran diharapkan Pemprov Kaltara dapat membangunnya, mengingat kondisi keuangan daerah yang mengalami defisit.

“Tapi pertengahan 2018 lalu, jalan itu diserahkan ke kita. Salah satunya ruas jalan antara Jalan Budiman Arifin, Tanjung Palas hingga sampai simpang tiga SP2 Kelubir, Tanjung Palas Utara,” ungkapnya.

Dengan adanya pengembalian tersebut kata dia, Pemkab Bulungan belum menerima sepenuhnya atau dalam kata lain belum masuk menjadi aset Bulungan lagi, sehingganya saat ini tanpa status.

“Kan tidak mungkin pertengahan tahun 2018 kami melakukan penganggaran untuk di tahun 2019 ini, baik itu berkaitan dengan masalah pembangunan ataupun perbaikan jalan-jalan yang dikembalikan itu,” sebutnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pihak Pemkab Bulungan mengusulkan jalan yang telah dikembalikan tersebut ke Kementerian PU-PR, dimana status jalannya pun telah berubah. Yaitu menjadi jalan nasional.

“Saat ini masih diproses di tingkat pusat, termasuk legalitas status dalam bentuk SK jalan. Jadi jalan yang dikembakikan itu kini diambil pusat atau menjadi jalan nasional,” urainya.

Sehingganya, kata bupati dengan peralihan tersebut akan membuat Pemkab Bulungan menjadi terbantu, sebab ia sebutkan, sejumlah ruas jalan yang panjangnya mencapai 13 ribu kilometer persegi itu juga membutuhkan fasilitas infrstruktur pendukungnya.

“Jika itu diakomodir kementerian maka pengelolaannya bisa melalui Satker jalan. Ada beberapa pertimbangan agar pusat mengambil alih, sebab ke depan sejumlah jalan akan menjadi akses antar kabupaten kota. Seperti Jalan  dari Gunung Seriang hingga Peso, yang ke depan  akan menjadi akses jalan menuju Malinau,” pungkasnya. (MC Bulungan/slu)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *