Dinkes Bulungan Akan Periksa Jajanan Takjil

Dinkes Bulungan Akan Periksa Jajanan Takjil

TANJUNG SELOR – Guna mengantisipasi penggunaan zat berbahaya dalam penyajian jajanan takjil yang diperjual-belikan di sejumlah pasar Ramadan di ibu kota, dalam waktu dekat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan akan mengambi sampel untuk diperiksa. Dijelaskan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Bulungan Ida Bagus K Sidharaharja, pemeriksaa takjil tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan Ramadan, hanya

TANJUNG SELOR – Guna mengantisipasi penggunaan zat berbahaya dalam penyajian jajanan takjil yang diperjual-belikan di sejumlah pasar Ramadan di ibu kota, dalam waktu dekat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan akan mengambi sampel untuk diperiksa.

Dijelaskan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Bulungan Ida Bagus K Sidharaharja, pemeriksaa takjil tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan Ramadan, hanya saja ia belum membeberkan waktu pastinya.

Tampak salah seorang pedagang menjajalkan jajanan takjil di Kampung Ramadan di Jalan Katamso, Tanjung Selor.
MEDIA CENTER BULUNGAN

“Pasti akan kita periksa atau ambil sampel jajanan takjil yang ada, untuk diperiksa di Labkesda (Laboratorium kesehatan daerah),” ungkapnya Selasa (7/5).

Tujuannya kata dia, ialah guna memastikan bahwa apa yang dijajakan aman untuk konsumen, karena semua itu tentu dalam rangka untuk melindungi konsumen.

Disinggung mengenai apa saja yang diperiksa nantinya, ia menyebutkan seperti halnya pengambilan sampel untuk memeriksa kadar bakteri, pewarna serta bahan pengawetnya.

“Kita takutkan ada zat-zat yang berbahaya yang dilarang, kemudian dipakai oleh pedagang, ini biasanya pada jajanana yang warnanya mencolok,” sebutnya.

Ia menyebutkan, untuk kadar bakteri, itu berkaitan dengan hal penyediaan jajanan yang dijual oleh pedagang. Dilakukannya  pemeriksaan kadar bakteri menurutnya agar jangan sampai dalam penyediaan atau pengolahannya tidak higenis.

“Sehingga menyebabkan diare dan lainnya, ini semua kembali lagi dalam rangka melindungi masyarakat kita,” sebutnya.

Selain itu kata dia bahan-bahan mentah juga akan turut di periksa, seperti misalnya, ikan, daging, tahun ayam dan lainnya.

“Yang akan diperiksa berhubungan denga bahan pengawet,” tuturnya.

Untuk itu dirinya meminta agar masyarakat bisa teliti dalam membeli takjil, demikian pedagang juga ia berharap berhati-hati dalam menyediakan jajanan, demi kepentingan bersama.

“Pedagang harus hati-hati, mulai dari pengolahan, gunakanlah air bersih, cuci tangan, alat-alat yang digunakan bersih, tidak menggunakan zat pewarna yang dilarang serta bahan pengawet,” sebutnya.

Disinggung tips memilih takjil yang sehat, ia katakan jika takjil dalam kemasan, usahakan untuk bisa melakukan pengecekan tanggal kedaluwarsanya. Secara fisik juga bisa dilihat.

“Yang siap saji perhatikan baunya, masyarakat kami harapkan lebih pintar memilih,” tutupnya. (MC Bulungan/slu)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *