Hasil Uji Sampel, Ditemukan Ikan Berformalin

Hasil Uji Sampel, Ditemukan Ikan Berformalin

TANJUNG SELOR – Setelah memeriksa sampel bahan mentah, seperti ikan, ayam, daging serta beberapa lainnya lagi di Pasar Induk dalam kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) belum lama ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan temukan zat berbahaya berupa formalin. Diungkapkan Kepala Dinkes Bulungan Idewan Budi Santoso melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Ida Bagus K Sidharaharja, dari sebanyak

TANJUNG SELOR – Setelah memeriksa sampel bahan mentah, seperti ikan, ayam, daging serta beberapa lainnya lagi di Pasar Induk dalam kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) belum lama ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan temukan zat berbahaya berupa formalin.

Diungkapkan Kepala Dinkes Bulungan Idewan Budi Santoso melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Ida Bagus K Sidharaharja, dari sebanyak 45 sampel yang diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Bulungan, ada 2 sampel ditemukan mengandung formalin.

Tampak bahan mentah yang ada di Pasar Induk saat disidak oleh Satgas Pangan Bulungan belum lama ini, petugas memeriksa bahan pengawet seperti halnya formalin, Kamis (9/5).
MEDIA CENTER

“Ada dua sampel ditemukan mengandung zat berbahaya yaitu formalin yang terdapat pada ikan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/5).

Disebutkannya, dengan adanya temuan tersebut, tentu akan ada pembinaan yang akan dilakukan terhadap pedagang yang terbukti menggunakan zat berbaya tersebut, dimana juga akan melibatkan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai leading sektor.

“Untuk penindakan misal kan sanksi pidana terhadap aksi tersebut, itu kewenangan dari kepolisian, dalam hal ini Polres Bulungan,” jelasnya.

Sebab kata dia, kegiatan sidak tersebut tidak hanya dilakukan pihaknya saja, melainkan juga melibatkan pihak lainnya, ada organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, seperti Disperindagkop, Polres hingga Kodim.

“Kami pada dasarnya hanya melakukan pembinaan,” tukasnya.

Untuk itu dirinya juga sangat berharap agar masyarakat juga teliti dalam setiap membeli bahan mentah, dimana masyarakat dapat meneliti mulai dari aroma, warna, tekstur dari daging bahan mentah tersebut hingga terdapat lalat yang mengerumuni.

“Lebih teliti lagi dalam membeli, agar terhindar dari hal yang merugikan kita,” jelasnya.

Berbicara formalin sendiri kata dia tentu memiliki dampak yang buruk bagi tubuh, seperti iritasi mata, mual, iritasi saluran pernafasan hingga kerusakan organ pencernaan.

“Untuk itu masyarakat harus lebih teliti lagi,” terangnya.

Berkaitan dengan pemeriksaan tersebut kata dia, bertujuannya untuk memastikan bahwa apa yang dijajakan aman untuk konsumen, karena semua itu tentu dalam rangka untuk melindungi konsumen.

“Bahan mentah yang diperiksa itu berkaitan dengan bahan pengawet,” pungkasnya.(MC Bulungan/slu)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *