Sabu 3 Kg Berikut Kurir Diamankan di Dusun Buluh Perindu

Sabu 3 Kg Berikut Kurir Diamankan di Dusun Buluh Perindu

TANJUNG SELOR – Pihak Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil mengamankan sabu seberat 3 Kilogram (Kg) berikut 5 orang kurirnya belum lama ini di Dusun Buluh Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu. Disebutkan Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Kabid Humas Polda Kaltara AKBP Berliando, kelima orang tersebut ditangkap pada Sabtu

TANJUNG SELOR – Pihak Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil mengamankan sabu seberat 3 Kilogram (Kg) berikut 5 orang kurirnya belum lama ini di Dusun Buluh Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu.

Disebutkan Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Kabid Humas Polda Kaltara AKBP Berliando, kelima orang tersebut ditangkap pada Sabtu 11 Mei 2019 lalu, sekira pukul 13.30 wita di RT 16.

“Barang dari pulau Bunyu lalu dibawa ke Buluh Perindu,” ungkapnya saat prees release di Mapolda Kaltara, Kamis (16/5).

Berliando menyebutkan, pengungkapan berhasil dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat, awalnya tiga orang diamankan. yakni Samsuddin alias Udin Bepe (43), Ilhan alias Yumbo (40), Suirwansyah alias Iwan (29) diamankan pertama kali.

“Mereka yang membawa sabu menggunakan speedboat dari Bunyu merapat ke Buluh Perindu,” ungkapnya.

Setelah dibuntuti oleh petugas dan berhasil diamankan, didapati sabu-sabu seberat 3.043,64 gram atau setara 3 kg lebih.. Selain itu juga ditemukan di rumah Samsuddin sebanyak 7 bungkus kurang lebih 152,88 gram.

“Tiga orang ini diamankan bersama BB (Barang Bukti) yang di dalam jeriken untuk mengelabuhi petugas dan ada juga yang di dalam bungkusan plastik,” terangnya.

Tak hanya itu, dihari yang sama petugas pun terus melakukan pengembangan, tepat pukul 21.00 wita, petugas mengeledah Salah satu hotel, yaitu Anugerah yang berada di Jalan Jeruk.

“Ditempat ini kembali diamankan dua orang, berdasarkan informasi yan diterima dari tiga orang sebelumnya,” bebernya.

Keduanya ialah , M. Idris (54) berperan sebagai pengambil barang sebanyak 3 bungkus sabu dan Imran (26) sebagai sopir yang akan mengantar kepada seseorang di Kota Samarinda, Provinsi Kaltim.

“Jadi BB ini ternyata pesanan dari orang yang ada di Samarinda. Kelimanya hanya kurir,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pengembangan yang ada, didapat informasi bahwa barang haram tersebut berasal dari Tawau, Malaysia, yang kemudian diantar oleh salah satu warga negara Filipina ke Bunyu.

“Diduga ini adalah jaringan internasional. Sabu seberat 3 Kg ini dikendalikan seseorang warga binaan yang bernawa Warman, yang diketahui napi asal Lapas Berau, lalu memerintahkan Idris dan Imran untuk mengantar ke Samarinda,” ungkapnya.

Kelima tersangka ini diganjar dengan Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Dengan beberapa pasal yakni Pasal 114 ayat ayat 2, Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 132.

“Mereka dikenakan hukuman seumur hidup atau maksimal hukuman mati,” pungkasnya. (MC Bulungan/slu)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *