Kemenag Bulungan Imbau Masyarakat Percepat Bayar Zakat

Kemenag Bulungan Imbau Masyarakat Percepat Bayar Zakat

Tanjung Selor – Berdasarkan keputusan Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Bulungan Nomor 61 Tahun 2019, telah ditetapkan kadar zakat, dimana terbagi dalam dua kategori, tertinggi dan terendah. Sehingga masyarakat khususnya kaum muslimin diimbau cepat membayarkannya. Kepala Kantor Kemenag Bulungan Hamzah melalui Penyelenggara Syariah Kemenag Bulungan, Lukman, berdasarkan keputusan tersebut, kadar zakat fitrah tahun ini

Tanjung Selor – Berdasarkan keputusan Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Bulungan Nomor 61 Tahun 2019, telah ditetapkan kadar zakat, dimana terbagi dalam dua kategori, tertinggi dan terendah. Sehingga masyarakat khususnya kaum muslimin diimbau cepat membayarkannya.

Kepala Kantor Kemenag Bulungan Hamzah melalui Penyelenggara Syariah Kemenag Bulungan, Lukman, berdasarkan keputusan tersebut, kadar zakat fitrah tahun ini bagi setiap jiwanya adalah 2,5 kilogram sesuai dengan kualitas beras yang dikonsumsi sehari-hari.

Apabila dinilai dengan uang, untuk tertinggi dengan harga Rp 37.500 per jiwa sementara terendah dengan harga Rp 32.500 per jiwa, sementara untuk fidyah sebesar Rp 25.000 per jiwa.

“Untuk kategori tertinggi itu harga Rp 15 ribu dikalikan 2,5 Kg beras, sehingga menjadi Rp 37.500, demikian untuk kategori rendah harga Rp 13 ribu dikalikan 2,5 Kg beras,” ungkapnya, Senin (20/5).

Sementara itu kata dia, untuk fidyah sendiri ialah nilai yang harus dibayarkan seseorang atau masyarakat yang tidak kuat untuk berpuasa, maka harus membayar fidyah. Selain itu, orang yang sakit dan secara umum ditetapkan sulit untuk sembuh lagi dan tidak bisa berpuasa lagi juga harus membayarnya.

“Besaran makanan pokok itu sebanyak 2 mud atau 1,2 kilogram, 1 mud setara dengan 6 ons. Jika diuangkan sebesar Rp 25 ribu per hari,” terangnya.

Ia menjelaskan, besaran harga beras yang digunakan setelah tersebut dengan melihat harga di pasaran, dimana juga melibatkan pihak-pihak lainnya seperti Disperindagkop Bulungan, UPT Pasar Induk, MUI Bulungan, Baznas Bulungan, NU, dan Muhammadiyah untuk persetujuannya.

“Jadi apakah mau bayar beras atau uang, bebas,” ungkapnya.

Kemudian dituturkannya bahwa sejatinya mengenai zakat dan fidyah tersebut telah lama diedarkan pihaknya atau sudah ada sekira sepekan lalu, hal tersebut bertujuan agar masyarakat juga cepat membayarkannya kepada Baznas, LAZ, maupun UPZ yang terdaftar pada Baznas.

“Kaum Muslimin dan muslimah kami imbau agar menyegerakan pembayarannya, tidak perlu menunggu dekat lebaran, hal ini agar mempercepat penyaluran kepada yang berhak menerimannya,” pungkasnya.

Berdasarkan data, mustahik tahun 2018 sebanyak 1.410 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa mencapai 6566 orang. Sedangkan pemberi zakat atau Muzaki sebanyak 4.419 KK dengan jumlah orangnya sebanyak 16.561 jiwa. Dikatakan untuk data tahun 2019 ini angkanya bisa saja berubah. (MC Bulungan/slu)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *