Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila di Bulungan Dirangkaikan Dengan Halal Bihalal

Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila di Bulungan Dirangkaikan Dengan Halal Bihalal

TANJUNG SELOR – Pasca cuti bersama Idul Fitri 2019, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan pada 10 Juni 2019 secara bersama-sama kembali beraktifitas sebagaimana mestinya, diawali dengan apel Senin yang dirangkaikan dengan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Halal Bihalal di Lapangan Kantor Bupati Bulungan. Berdasarkan pantauan  upacara dimulai pada pukul

TANJUNG SELOR – Pasca cuti bersama Idul Fitri 2019, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan pada 10 Juni 2019 secara bersama-sama kembali beraktifitas sebagaimana mestinya, diawali dengan apel Senin yang dirangkaikan dengan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Halal Bihalal di Lapangan Kantor Bupati Bulungan.

Berdasarkan pantauan  upacara dimulai pada pukul 07.30 Wita, dipimpin langsung oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Drs.Syafril. Dalam upacara tersebut, ia membacakan amanat dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengalaman nilai-nilai Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, sebagai negara bangsa yang inklusif dan tidak chauvisi diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis. Maksudnya, keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun ‘Tamansari Kebudayaan’ yang memungkinkan semua mahkluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat dimana Indonesia dan Pancasila adalah rumah kita semua.

 “Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kondisi demikian dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis. Budaya politik yang tidak menimbulkan ketakutan,” terangnya sembari mengatakan Kita Indonesia, Kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa dengan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur.

Dijelaskannya melalui peringatan hari kelahiran Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2019 lalu, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi ‘politik harapan’ dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar Negara, Ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia,” tuturnya.

“Kita bersatu membangun bangsa utuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarkat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan,” sambungnya.

Ia juga menyebutkan bahwa gelaran upacara tersebut memang ditunda, hal ini mengingat beberapa waktu lalu bertepatan dengan masuknya waktu libur bersama, sehingga banyak ASN di lingkungan Pemkab Bulungan melaksanakan mudik, sehingga begitu masuk kembali baru dilaksanakan.

“Hal ini agar kekompakan ASN yang ada di Pemkab Bulungan tetap terjaga, sekaligus kita lakukan halal bihalal atau silahtuhrahmi mengingat masih dalam suasana Idul Fitri,” terangnya sembari mengatakan Ia atas nama Pemkab Bulungan dan diri pribadi juga menyampaikan Minal Aidin Walfaidzin, baik kepada ASN di Lingkungan Pemkab Bulungan maupun masyarakat Bulungan agar segala kesilapan selama ini dapat dimaafkan, baik yang sengaja maupun tidak. (MC Bulungan/slu)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *