Pemkab Gelar Evaluasi RAD-PG dan Persiapan Aksi Pencegahan Stunting 2020

Pemkab Gelar Evaluasi RAD-PG dan Persiapan Aksi Pencegahan Stunting 2020

Bulungan, CitraBenuanta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah-Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) mengelar rapat evaluasi dan koordinasi Program Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) tahun 2019 dan 2020, Kamis (23/1). Dijelaskan Abdul Basit, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bappeda-Litbang selaku pimpinan rapat, bahwa kegiatan tersebut untuk mewujudkan sumber daya

Bulungan, CitraBenuanta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah-Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) mengelar rapat evaluasi dan koordinasi Program Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) tahun 2019 dan 2020, Kamis (23/1).

Dijelaskan Abdul Basit, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bappeda-Litbang selaku pimpinan rapat, bahwa kegiatan tersebut untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

“Melalui kegiatan di bidang pangan dan gizi,” ungkapnya.

Selain rapat koordinasi kata dia, juga dalam rapat tersebut juga dilakukan pembahasan dalam rangka persiapan pelaksanaan 8 aksi konvergensi pencegahan stunting tahun 2020.

“Dari 260 kabupaten/kota di Indonesia, Bulungan menjadi salah satu fokus percepatan penurunan stunting,” sebutnya.

Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Kesehatan Bulungan terkait usulan desa lokasi sasaran padat karya tunai desa tahun 2020 ada beberapa kecamatan yang masih di angka 30 persen dan bahkan diatasnya.

“Seperti Long Peso 30 persen dengan angka sanitasi 100 persen, kemudian Desa Antutan mencapai 30,1 persen dengan angka sanitasi mencapai 100 persen,” ungkapnya.

Ia melanjutkan juga ada nama-nama desa seperti Desa Mangkupadi dimana angka prevelensinya mencapai 32,3 persen dengan angka sanitasi 86,55 persen. Selain itu Desa Jelarai dengan angka 31,2 dengan angka sanitasi 98,21 persen.

“Juga di Desa Tanjung Buka dengan angka Prevelensi stuntingnya mencapai 36,2 persen dengan angka sanitasi mencapai 54,66 persen. Terakhir Desa Sekatak Bengara dengan angka 36,4 persen, angka sanitasinya 65,43 persen,” jelasnya.

Oleh sebab itulah rapat tersebut dilakukan agar Pemerintah dapat mengatur langkah-langkah untuk percepatan penurunan stunting di Bulungan.

“Ini tentu menjadi tugas bersama semua pemangku kepentingan. Bukan hanya satu instansi tetapi ada peran instansi lainnya,” pungkasnya.(MC Bulungan/sny)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *