Positif Covid-19 di Bulungan Menjadi 3 Orang, 1 Diantaranya Meninggal Dunia

Positif Covid-19 di Bulungan Menjadi 3 Orang, 1 Diantaranya Meninggal Dunia

Bulungan, CitraBenuanta – Bupati Bulungan H.Sudjati, SH umumkan kasus positif Covid-19 di Bulungan bertambah. Berdasarkan data yang disampaikan, kasus positif menjadi 3 orang, 1 diantaranya meninggal dunia. Hal ini disampaikan dalam rilisnya di ruang Media Center Diskominfo Bulungan, Jumat (03/04/2020). Bupati yang didampingi Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan, Dandim 0903/TSR Letkol Inf Aswin Kartawijiya, Kepala

Bulungan, CitraBenuanta – Bupati Bulungan H.Sudjati, SH umumkan kasus positif Covid-19 di Bulungan bertambah. Berdasarkan data yang disampaikan, kasus positif menjadi 3 orang, 1 diantaranya meninggal dunia. Hal ini disampaikan dalam rilisnya di ruang Media Center Diskominfo Bulungan, Jumat (03/04/2020).

Bupati yang didampingi Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan, Dandim 0903/TSR Letkol Inf Aswin Kartawijiya, Kepala Dinkes Bulungan Imam Sujono dan Kepala Diskominfo Bulungan HM Zulkifli Salim menjelaskan, pada tanggal 2 April 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulungan telah menerima hasil sampel dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang diisolasi di RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor

“Sampel diambil oleh tim kesehatan dan dikirim ke laboratorium BBKL Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan, hasil pemeriksaan keduanya dinyatakan positif Covid-19, yaitu Pasien 02 usia 59 tahun yang telah meninggal dunia pada tanggal 1 April 2020 dan pasien 03 usia 20 tahun,” ungkapnya.

Kemudian lanjutnya, berdasarkan data pemantauan Covid-19 sampai tanggal 2 April 2020 Jumlah Pelaku Perjalanan sebanyak 1.254 orang, ODP 26 orang, PDP 4 orang, Positif 3 orang, Meninggal 1 orang, OTG Jamaah Tabligh Kabupaten Bulungan 20 orang, OTG Tarakan 4 orang, OTG K-01 34 orang, OTG K-02 24 orang, OTG K-03 2 orang.

Bupati melanjutkan meenindaklanjuti hal tersebut, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bulungan telah mengambil langkah-langkah seperti melakukan tracing contact  atau pelacakan kontak erat kasus pasien 02 dan pasien 03.

“Untuk menentukan kontak erat resiko tinggi dan kontak erat resiko rendah,” sebutnya.

Kemudian, lanjut bupati menentukan rekomendasi dari hasil pelacakan kontak erat untuk dilakukan rapid test dan karantina. Sementara pelaksanaan tracing contact dan skreening kesehatan akan dilaksanakan Selama empat hari.

“Dimulai hari Jumat Tanggal 3 sampai Senin 6 April 2020 di gedung BKPSDM Kabupaten Bulungan Jalan Agathis dari pukul 09.00 hingga 13.00 wita oleh petugas kesehatan Dinkes Provinsi Kaltara dan Dinkes Kabupaten Bulungan,” bebernya.

Kemudian imbuh bupati, bagi masyarakat yang merasa pernah kontak dengan pasien 02 dan pasien 03 agar dapat datang ke gedung BKPSDM untuk dilakukan skreening kesehatan.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Bulungan yang memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit selama 14 hari terakhir  untuk melapor ke hotline Dinas Kesehatan Bulungan dan wajib mentaati protokol karantina atau isolasi mandiri di rumah,” pungkasnya.(MC Bulungan/sny)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *