Masih Ada Rumah Ibadah Gelar Tarawih dan Jumatan, Anjuran Pemerintah dan Ulama Terkesan Diabaikan

Masih Ada Rumah Ibadah Gelar Tarawih dan Jumatan, Anjuran Pemerintah dan Ulama Terkesan Diabaikan

Bulungan, CitraBenuanta – Bulan Ramadan adalah momen yang paling ditunggu umat islam, siang hari berpuasa dan pada malam hari dilaksanakannya salat tarawih berjamaah. Namun tahun ini berbeda dari sebelumnya karena adanya pandemi virus corona, sehingga pelaksanaan shalat tersebut ditiadakan sesuai dengan anjuran Majelis ulama dan kebijakan pemerintah. Pun demikian dengan salat Jumat. Namun dari pantauan

Bulungan, CitraBenuanta – Bulan Ramadan adalah momen yang paling ditunggu umat islam, siang hari berpuasa dan pada malam hari dilaksanakannya salat tarawih berjamaah. Namun tahun ini berbeda dari sebelumnya karena adanya pandemi virus corona, sehingga pelaksanaan shalat tersebut ditiadakan sesuai dengan anjuran Majelis ulama dan kebijakan pemerintah. Pun demikian dengan salat Jumat.

Namun dari pantauan di lapangan, baik di Tanjung Selor maupun di Tanjung Palas masih ada aktifitas kedua salat tersebut di beberapa titik rumah ibadah, yang kemudian terkesan anjuran Majelis ulama dan kebijakan pemerintah seperti diabaikan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bulungan HM. Zulkifli Salim menyebutkan sebenarnya pemerintah, khususnya di Bulungan telah mengeluarkan surat edaran dan telah disampaikan secara berjenjang.

“Secara berjenjang sudah disampaikan melalui Kantor Kementerian Agama maupun MUI Kabupaten Bulungan agar bisa diteruskan ke pengurus dan takmir masjid, langgar, mushola juga rumah ibadah lainnya,” jelasnya.

“Namun masyarakat umum mungkin belum banyak yang tahu sehingga masih ada yg datang ke masjid ingin shalat,” sambungnya.
Namun Zulkifli menambahkan bahwa seharusnya setiap rumah ibadah, setelah diterimanya Surat Edaran Bupati ini, segera membuat pengumuman atau pemasangan spanduk di depan rumah ibadah untuk tidak melaksanakan aktifitas jamaah.

“Kan sudah jelas ada edaran Bupatinya,” jelasnya.

Surat edaran dimaksud kata dia ialah surat dengan Nomor : 450/54/Kesra-IV/2020 tentang Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 pada Lingkungan Rumah Ibadah di Kabupaten Bulungan (Terlampir dalam berita ini).

“Salat Jumat diganti dengan salat dzuhur, sementara ibadah lainnya di bulan ramadan ini dapat dilakukan secara individu dan keluarga masing-masing,” jelasnya sembari berharap agar pandemi Covid-19 saat ini dapat segera berakhir, sehingga masyarakat dapat kembali beribadah secara berjamaah di masjid-masjid yang ada.(MC Bulungan/sny)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *