Pemkab Gelar Upacara Sambut Hari Jadi Bulungan dan Tanjung Selor

Pemkab Gelar Upacara Sambut Hari Jadi Bulungan dan Tanjung Selor

HORMAT : Tampak peserta Upacara Hari Jadi Kabupaten Bulungan yang ke 60 tahun dan Kota Tanjung Selor yang ke 230 tahun memberikan hormat kepada pemimpin upacara.

Bulungan, CitraBenuanta – Tanggal 12 Oktober merupakan hari yang sangkral bagi masyarakat Kabupaten Bulungan dan Kota Tanjung Selor, hal ini lantaran tanggal tersebut merupakan hari jadi keduanya, di tahun ini Bulungan sendiri telah memasuki usia yang ke 60 tahun, sementara Tanjung Selor telah berusia 230 tahun.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memperingatinya dengan menggelar Upacara Hari Jadi di Halaman Kantor Bupati Bulungan Jalan Jelarai Raya yang dipimpin langsung oleh Bupati, H.Sudjati yang dihadiri seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan, Senin (12/10/2020).

Dengan membatasi jumlah peserta upacara, pelaksanaannya berlangsung khidmat, dimana baik para tamu undangan, pemimpin upacara hingga paduan suara menggunakan pakaian adat dari suku yang ada di Bumi Tenguyun—sebutan lain Bulungan. Sementara peserta upacara menggunakan batik Bultiya, batik khas Bulungan.

Dalam amanatnya, bupati menyebutkan sejarah berdirinya Kabupaten Bulungan tidak lepas dari asal mula daerah Bulungan yang dimulai sejak tahun 1500 di mana Datu Mencang memimpin Suku Bulungan dengan gelar Ksatria Wira pada tahun 1555 hingga 1595.

Selanjutnya kekuasaan secara turun temurun merubah sistem pemerintahan suku menjadi Kesultanan Bulungan, dengan Sultan Pertama adalah Wira Amir yang bergelar Sultan Amiril Mukminin pada tahun 1731 sampai 1777. lalu di masa pemerintahan Sultan Maulana Muhammad Djalaluddin pada upacara 17 Agustus 1949, Sultan memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih di halaman Istana Sultan Bulungan untuk pertama kalinya.

Selanjutnya, kata bupati melalui Surat Keputusan Gubernur Kalimantan nomor 186/ORB/92/14/1950 Kedudukan Kesultanan Bulungan ditetapkan sebagai wilayah Swapraja. Keputusan Gubernur tersebut disahkan dengan Undang-undang Darurat RI Nomor 3 tahun 1953.

“Kemudian berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1955, wilayah Kesultanan Bulungan ditetapkan menjadi Daerah Istimewa, dan Sultan Maulana Djalaluddin diangkat menjadi kepala daerah bulungan pertama, sampai dengan akhir hayatnya di tahun 1958,” sebutnya.

Dilanjutkannya pada tahun 1959, melalui Undang-undang Nomor 27 Tahun 1959, Status Daerah Istimewa diubah lagi menjadi Daerah Tingkat II Kabupaten Bulungan, dan bupati pertamanya adalah Andi Tjatjo Datuk Wiharja (1960 – 1963), adik ipar Sultan Maulana Djalaluddin.

“Sejak itu pula pusat pemerintahan dipindahkan dari Tanjung Palas ke Tanjung Selor hingga sekarang ini,” sebutnya.

Dijelaskan bupati, peringatan yang kita laksanakan tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke 230 dan Kabupaten Bulungan ke 60, Mari Kita Tingkatkan Kewaspadaan Diri Menghadapi Bahaya Covid-19 Melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat”.

“Tema tersebut mengandung makna semangat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki Kabupaten Bulungan,” terangnya.

Tentunya ia katakan butuh persepsi yang sama serta komitmen seluruh pemangku kepentingan Kabupaten Bulungan karena pemerintah daerah membutuhkan dukungan semua pihak untuk mampu mewujudkan hal tersebut.

“Kami menyadari, di tengah keberagaman yang ada, baik perbedaan pandangan, pemahaman maupun pemikiran, namun kita semua memiliki niat yang sama untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bulungan,” ungkap bupati.

Oleh karena itu, ia berharap melalui peringatan Hari Jadi Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan tahun ini, dapat menjadi momentum bagi semuanya untuk terus menumbuhkan serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kerukunan dalam berbagai aspek kehidupan.

“Untuk tahun ini, pelaksanaan hari jadi daerah kita juga mengalami beberapa perubahan seiring pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. Maka saya kembali mengingatkan dalam kesempatan ini, mari kita semua menjaga diri, menjaga kesehatan, lingkungan serta selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kesempatan. Semoga pandemi ini dapat segera berakhir, dan perekonomian daerah kita maupun secara nasional dapat kembali kita pulihkan,” pungkasnya.(MC Bulungan/sny)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *