Penilaian Penanganan Stunting, Bulungan Raih Dua Predikat

Penilaian Penanganan Stunting, Bulungan Raih Dua Predikat

KUNJUNGI : Wagub Yansen TP saat mengunjungi papan informasi stunting di wilayah Bulungan pada Kamis (3/6/2021)

Bulungan, CitraBenuanta – Dalam Penilaian kinerja kabupaten/kota dalam rangka pelaksanaan prioritas nasional melalui konvergensi percepatan penurunan stunting (KP2S) Provinsi Kaltara Bulungan meraih dua predikat pada, Kamis (3/6/2021).

Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP di Aula Serbaguna Gedung Gadis Pemprov Kaltara Jalan Rambutan diikuti oleh tiga kabupaten yaitu Bulungan, Malinau dan Nunukan.

Dikutip dari laman diskominfo.kaltaraprov.go.id wagub menyoroti persoalan stunting yang menjadi perhatian untuk segera dituntaskan. Prevalensi stunting di provinsi Kaltara pada tahun 2020 tercatat sebesar 18,15 persen. Ia mengatakan bahwa angka tersebut masih dapat ditekan ke angka yang lebih rendah lagi. Menurutnya, dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah di Kaltara seharusnya tidak ada lagi masyarakat yang mengalami gizi buruk.

“Tentu ada sesuatu yang salah dan keliru dalam mengelola sumber daya alam yang kita miliki. Dan hal itu yang harus segara ditindaklanjuti, untuk memaksimalkan upaya-upaya kita menciptakan kualitas generasi muda kita kedepan melalui perbaikan gizi,” ujarnya.

Penilaian kinerja ini diperlukan untuk meningkatkan kapasitas pelaksanaan konvergensi dalam perencanaan, penganggaran, implementasi, pemantauan dan evaluasi program yang akan dilakukan untuk percepatan penurunan stunting yang berkontribusi dalam pencapaian tujuan pembangunan sumber daya manusia.

“Oleh karena itu kita semua dikumpulkan di ruangan ini ada yang dari Malinau, Bulungan, Nunukan untuk berbagi serta menyatukan pengalaman dan pikiran kita masing-masing, agar kita dapat meningkatkan kualitas gizi di Kaltara demi menciptakan generasi muda kita,” tambahnya.

Usai menyampaikan arahannya, wagub kemudian meninjau seluruh papan informasi yang telah disediakan oleh peserta yang mengikuti penilaian, salah satunya dari Pemkab Bulungan, wagub kemudian memberikan saran dan masukan untuk penanganan stunting di Bumi Tenguyun.

Usai itu giliran paparan, yang disampaikan oleh perwakilan dari kabupaten. Bulungan mendapat bagian presentasi setelah Malinau dan Nunukan, yang mana disampaikan langsung oleh Plt Kepala Bappeda dan Litbang Bulungan Iwan Sugianta.



Iwan mengatakan dalam penilaian aksi 5 hingga 8 ini, pihaknya fokus pada
Pembinaan KPM, manajemen data, pengukuran dan publikasi dan reviu kinerja tahunan.

“Lokus prioritas 20 desa,” ujarnya dalam paparan.

Usai menyampaikan paparan selama kurang lebih 15 menit untuk masing-masing perwakilan, selanjutnya tim penilai menyampaikan pertanyaan-pertanyaan dan saling berdiskusi antar kabupaten dalam masalah penanganan stunting tersebut.

Dalam hal ini pula Pemkab Bulungan melalui tim ini meraih dua predikat, yaitu Kabupaten Paling Inovatif dan meraih peringkat dua dalam penilaian tersebut.(MC Bulungan/sny)

Citra Benuanta
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *