Pemkab Gelar Doa untuk Bulungan

Pemkab Gelar Doa untuk Bulungan

Bulungan, CitraBenuanta – Dalam rangka memohon dan iktiar untuk kebaikan Bumi Tenguyun, utamanya berkaitan dengan pandemi Covid-19 ini Pemkab Bulungan melalui Kemenag Bulungan melaksanakan Doa Untuk Bulungan lintas agama secara daring atau virtual yang diikuti, tokoh agama, tokoh adat, camat, Kades, hingga Ketua RT se Kabupaten Bulungan, yang dibuka secara langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani, Senin (19/7/2021).

Bupati dalam arahannya mengucapkan ia atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan, ia mengucapkan terima kasih kepada kepala Kemenag Kabupaten Bulungan beserta seluruh jajaran, atas dilaksanakannya kegiatan ini, sebagai wujud keperdulian bersama terhadap kondisi dan situasi yang sedang negara alami saat ini khususnya di Kabupaten Bulungan.

“Dengan bertambahnya jumlah kasus Covid-19, maka saya memandang perlu kita adakan doa secara bersama-sama memohon pertolongan dan perlindungan dari sang pencipta tuhan yang maha esa, agar pandemi ini segera berlalu,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya selaku bupati Bulungan dan Ketua Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bulungan menyampaikan beberapa hal yang harus menjadi perhatian seluruh pihak.

“Pertama, sampai dengan hari minggu, 18 juli 2021, terdapat penambahan 22 orang, jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Bulungan, sehingga total jumlah konfirmasi Covid-19 yaitu sebanyak 5019 orang,” bebernya.

Kemudian jumlah pasien yang sembuh terdapat penambahan yaitu berjumlah 68 orang, sehingga keseluruhan pasien yang sembuh yaitu sebanyak 3.937 orang dan jumlah warga Bulungan yang meninggal terdapat penambahan 1 orang pada 17 juli 2021 karena terpapar Covid-19 tanpa penyakit penyerta sedangkan yang lainnya karena terpapar Covid-19 disertai penyakit penyerta sehingga jumlah yang meninggal yaitu sebanyak 63 orang.

Berdasarkan data sebaran Covid-19 di Bulungan pada tanggal 18 juli 2021, Kecamatan Tanjung Selor tercatat 519 orang terkonfirmasi positif covid-19, kemudian disusul dari Kecamatan Tanjung Palas Utara terdapat 242 orang terkonfirmasi positif covid-19, Tanjung Palas Timur tercatat 73 orang terkonfirmasi covid-19, kecamatan Peso tercatat 51 orang terkonfirmasi positif, kecamatan Tanjung Palas tercatat 47 orang terkonfirmasi positif covid-19, kecamatan Peso Hilir tercatat 33 orang terkonfirmasi positif covid-19, Kecamatan Bunyu tercatat 27 orang terkonfirmasi positif covid-19, Kecamatan Sekatak tercatat 6 orang terkonfirmasi positif covid-19, Kecamatan Tanjung Palas Barat tercatat 3 orang terkonfirmasi covid-19 dan Kecamatan Tanjung Palas Tengah tercatat 2 orang terkonfirmasi positif covid-19 sedangkan 18 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 berasal dari luar daerah.

“Jadi untuk kasus aktif terkonfirmasi berjumlah 1.022 orang,” ungkapnya.

Untuk itu, bupati atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan menyatakan bela sungkawa sedalam-dalamnya bagi warga Bulungan yang telah wafat serta bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

“Kemudian bagi warga kita yang saat ini dalam kondisi sakit akibat terpapar covid-19, semoga kiranya dapat segera disembuhkan dari penyakitnya dan kembali dalam kondisi sehat seperti sedia kala,” harapnya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada segenap tenaga kesehatan, Tni, Polri, Pol.PP, BPBD, para pengusaha, korporat dan masyarakat di Kabupaten Bulungan yang telah turut andil dalam penanganan Covid-19 ini, serta tim Satgas covid-19 yang berada di garda terdepan dalam penanganan pandemi di daerah ini.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak kita semua, mari kita berdoa bersama, sesuai agama dan kepercayaan kita masing-masing, agar pandemi covid-19 ini dapat segera berlalu dari Kabupaten Bulungan dan juga dari bangsa Indonesia,” ajaknya.

Bupati juga meminta dukungan dari seluruh pihak, khususnya seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan, agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan serta mematuhi ketentuan pemerintah dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat.

“Selain memanjatkan doa, kita juga harus berusaha dan berupaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini di tengah-tengah kita,” jelasnya.

Adanya penerapan PPKM ini lanjut bupati merupakan salah satu upaya kita bersama pemerintah untuk menghindarkan dari lebih banyak lagi korban jiwa akibat Covid-19. Untuk itu bupati juga mengajak untuk merenungkan bersama, pengorbanan para tenaga kesehatan,kerabat maupun keluarga kita yang telah gugur akibat Covid-19.

“Mari kita terus disiplin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi, saling menjaga terutama dilingkungan sekitar yang ada warganya isolasi mandiri atau isoman,” pungkasnya.(MC Bulungan/sny)

Samsul Umardhany
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *