Posyandu Diharapkan Terus Aktif Tingkatkan Status Gizi Masyarakat

  • Bagikan

Bulungan, CitraBenuanta – Bupati Bulungan Syarwani membuka kegiatan Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader dan SDM pengelola Posyandu di Kabupaten Bulungan Tahun 2021 yang dilaksanakan di ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati Bulungan, Senin (27/9/2021).

Dalam sambutannya bupati mengatakan sebagaimana diketahui, kegiatan tersebut dapat terselenggara atas kerjasama FKM UNHAS dengan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulungan.

“Untuk itu, saya atas nama pemerintah daerah, dengan ini menyampaikan ucapan terima kasih dan dukungan atas dilaksanakannya kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan persentasi posyandu aktif dan persentasi kabupaten yang melakukan pembinaan posyandu, khususnya di Bulungan,” sebutnya.

Dilanjutkannya Keberadaan Posyandu merupakan hal yang penting di tengah masyarakat, selain berfungsi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat, dalam alih informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat dan antar sesama masyarakat, juga untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dasar terutama berkaitan dengan penurunan angka kematian ibu atau AKI, angka kematian bayi atau AKB dan angka kematian anak balita atau AKABA.

“Keberadaan Posyandu juga sangat diperlukan dalam mendekatkan upaya promotif dan preventif kepada masyarakat, utamanya terkait dengan upaya peningkatan status gizi masyarakat,” sebutnya.

Oleh karena itu bupati berharap kepada petugas promosi kesehatan puskesmas, aparat desa maupun kelurahan, kader posyandu, pokja posyandu serta kader pembangunan manusia atau KPM di Bulungan, agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.

“Agar kader sebagai ujung tombak pengelolaan Posyandu akan menjadi terampil dan termotivasi meningkatkan perannya dalam Posyandu. Mudah-mudahan beberapa langkah ini dapat menjadi kunci keberhasilan kegiatan-kegiatan Posyandu selanjutnya,” terangnya.

Bupati juga berpesan kepada pemerintah desa, agar dapat mengalokasikan dana desa kepada posyandu, sehingga posyandu ke depannya tidak hanya fokus dalam program layanan kesehatan bayi dan balita saja, tetapi juga dapat meningkatkan perhatian dan pelayanannya kepada kesehatan generasi remaja.(MC Bulungan/sny)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *