Permudah Masyarakat, Ada Integrasi Sistem Kependudukan dan Sistem Informasi Nikah

  • Bagikan

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulungan meluncurkan integrasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) di Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjung Selor pada Jumat (27/1). Dengan integrasi ini, penduduk yang menikah lebih cepat mendapat KTP maupun Kartu Keluarga.

Dijelaskan,  SIAK dikelola oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sedangkan SIMKAH di Kantor Kementerian Agama setempat. Melalui integrasi ini, perubahan status perkawinan warga yang tercetak dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP)  bisa dilakukan lebih mudah di mana warga tidak perlu mengisi dokumen perubahan KTP saat datang ke kecamatan.

Petugas di KUA akan memasukkan data warga yang baru saja melangsungkan pernikahan melalui SIMKAH dan perubahan data di SIMKAH tersebut bisa langsung terpantau dari SIAK di tiap kecamatan.

Selanjutnya, petugas di kecamatan tinggal membuka SIAK untuk mencari data penduduk yang bersangkutan dan mencetak KTP baru serta Kartu Keluarga baru untuk warga yang memiliki pembaruan pada status perkawinan.

Selain itu,  penduduk Kabupaten Bulungan yang menikah dengan warga dari luar daerah akan bisa langsung memperoleh perubahan status kependudukan dengan tinggal datang ke kecamatan untuk mencetak KTP elektronik baru.

“Melalui integrasi ini, proses perubahan data kependudukan akan lebih cepat dan data kependudukan pun akan semakin valid,” ucap Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si yang menyambut positif adanya integrasi SIAK dan SIMKAH. Bupati berpesan, integrasi tersebut dapat terus dioptimalkan serta didukung oleh petugas baik di KUA maupun di kecamatan-kecamatan di Bulungan.

“Kesiapan sumber daya manusia petugas operator harus disiapkan, begitu pula sosialisasi kepada masyarakat,” pesannya. Disebutkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan sangat mendukung integrasi SIAK dan SIMKAH. Bupati meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta pemerintah kecamatan agar seoptimal mungkin menerapkan integrasi tersebut.

“Karena muara dari integrasi ini yaitu untuk memudahkan pelayanan ke masyarakat, mengurangi kertas, serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bulungan,” tandasnya.

  • Bagikan
Exit mobile version