Zakat Bantu Tangani Masalah Sosial

  • Bagikan

Sekretaris Daerah, Drs H Syafril melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bulungan periode 2022 – 2027 di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati pada Rabu (2/2). Sekda mewakili Bupati mengingatkan, zakat merupakan salah satu instrumen kunci dalam menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian serta membantu beban pemerintah dalam menangani masalah sosial.

“Selamat kepada pengurus Baznas Kabupaten Bulungan yang baru dilantik serta penghargaan sebesar-besarnya kepada pengurus sebelumnya dalam melaksanakan tugas dan kewajiban membantu kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan di Bulungan,” ucap Sekda. Seperti diketahui, Baznas Bulungan periode 2022 – 2027 dipimpin H Jumring, SH, MAP sebagai ketua. Baznas adalah Lembaga Pemerintah Non struktural yang merupakan instrumen untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat yang dikeluarkan masyarakat serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus penanggulangan kemiskinan khususnya di Kabupaten Bulungan.

Kemudian berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementerian, Sekretariat Jenderal, Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah, mengamanatkan bahwa seluruh zakat, infaq dan shadaqoh untuk disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional.

“Saya menginstrusikan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan BUMD di wilayah Kabupaten Bulungan untuk menyalurkan zakatnya di Baznas,” ujar Sekda. Diingatkan, di masa pandemi saat ini, peran zakat menjadi semakin penting untuk meredam dampak multidimensi dan pandemi Covid-19. Oleh karenanya, perlu dilakukan pengoptimalan dalam proses pengumpulan zakat agar kontribusi zakat dapat terus ditingkatkan dalam pengentasan kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial.

“Zakat merupakan salah satu instrumen kunci dalam menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian. Zakat juga dapat membantu beban pemerintah dalam menangani masalah-masalah sosial,” ujar Sekda. Diharapkan kepada pimpinan Baznas yang baru dilantik agar tidak hanya sekedar menjalankan program sebelumnya, tapi juga mampu melahirkan gagasan dan langkah-langkah baru yang kongkret.

“Seperti misalnya meningkatkan potensi zakat dari sektor pertanian, peternakan, perikanan maupun sektor-sektor lainnya. karena sesungguhnya dari hasil panen ada zakat yang harus disalurkan,” pesan Sekda. Diingatkan pula pengurus Baznas harus menanamkan kepercayaan kepada masyarakat maupun kalangan pegawai pemerintah, bahwa Baznas merupakan lembaga terpercaya untuk menyalurkan zakat maupun sedekah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.