Bupati Pesan Jangan Ada Anak Punan Putus Sekolah

  • Bagikan
Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si melaksanakan audiensi dengan masyarakat suku Dayak Punan pada Selasa (22/2) terkait rencana mengadakan musyawarah besar (mubes) di pertengahan 2022. Bupati juga berpesan, agar jangan ada anak-anak dari suku Punan yang sampai putus sekolah.
“Saya menyambut baik audiensi dengan warga suku Punan ini dan turut berpesan agar jangan sampai ada anak-anak suku Punan yang putus sekolah karena pendidikan itu penting,” ucap Bupati. Sementara, Ketua Lembaga Adat Dayak Punan, Thomas Mita menyampaikan, sudah ada warga Punan yang bergelar sarjana hingga paska sarjana (S2) namun belum lulus tes penerimaan CPNS.
“Terkait itu, saya berharap warga Punan tidak hanya fokus pada pemerintahan karena sebenarnya ada juga peluang untuk bekerja di bidang lain, seperti di TNI, POLRI dan lainnya,” ucap Bupati. Selain pendidikan, audiensi juga membahas pentingnya menjaga budaya suku Punan di antaranya ciri khas lokal seperti banyaknya tanaman herbal yang ditanam oleh warga Punan.
Selain itu, Bupati juga melaksanakan audiensi dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tanjung Selor yang dipimpin Muhammad Al Bahasyim. Bupati meminta HMI turut berperan aktif mencegah penyebaran Covid-19 yang menunjukkan pertambahan kasus.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *