9 Inovator di Bulungan Ikuti Lomba TTG Tingkat Provinsi Kaltara

  • Bagikan
TINJAU : Bupati Bulungan Sayrwani saat meninjau inovasi yang diikutsertakan dalam lomba TTG tingkat Provinsi Kaltara.

Bulungan, CitraBenuanta – Sebanyak 9 inovator di Bumi Tenguyun ikuti lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) dan satu pos pelayanan teknologi tepat guna juga turut serta untuk mendapat predikat posyantek berprestasi tingkat provinsi kalimantan utara yang digelar mulai Kamis, (9/6/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Utara, yang berlangsung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tanjung Selor. Turut dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Disampaikan Kepala DPMD Bulungan Mahmuddin, sebanyak 9 inovator turut berpartisipasi pada kegiatan kali ini, dimana akan dinilai oleh tim juri yang selanjutnya akan mengikuti lomba TTG ditingkat nasional.

“Ada sembilan inovator yang ikut penilaian dengan rincian Kecamatan Bunyu mengikutsertakan sebanyak empat inovasi, Kecamatan Tanjung Selor tiga inovasi dan Kecamatan Tanjung Palas dua inovasi, sementara untuk Posyantek hanya satu yaitu Desa Apung,” ungkapnya.

Ia juga berharap para inovator dan inovasinya yang ikuti serta dalam kegiatan tersebut dapat mewakili Bulungan untuk tahun ini di tingkat provinsi dan bisa membawa nama daerah Bulungan di tingkat nasional.

Sementara itu Bupati Bulungan Syarwani menekankan agar peserta yang ikut tidak hanya mengugurkan kewajiban saja, namun harus ada kelanjutannya utamanya inovasi yang bisa meraih juara.

“Jadi tidak hanya sekedar lomba saja tapi harus ada kelanjutannya, bagaimana setelah inovasi itu diakui, harus bisa juga ditularkan ke masyarakat,” imbuhnya.

Lebih jauh dikatakan bupati, teknologi yang sudah diakui dengan adanya predikat juara, agar bisa juga dirasakan atau digunakan oleh masyarakat sehingga juga dapat menumbuhkan perekonomian dan bermanfaat bagi penggunanya khususnya di kalangan masyarakat.

“Harus bisa ditularkan ke masyarakat, dalam hal ini perusahaan yang turut melakukan pembinaan juga harus berperan aktif, sehingga peserta yang ikut tidak hanya gugur kewajiban saja, ketika juara tidak ada kelanjutannya lagi, harus ada kelanjutannya,” tegas bupati mengakhiri.

Adapun inovasi yang diikut sertakan dalam TTG tingkat provinsi ini ialah pemipil jagung, mesin pencacah, tungku masak multifungsi, kompor air dan minyak bekas, sedotan pakis, mesin pembuat pot bunga, asbak, kerajinan tangan dari semen dan pasir, teknologi pengolah akar pakis menjadi akar pakis press sebagai media tanam bawang merah hidroponik, kompor bais (bersih aman irit sehat), serta mixer pengaduk

Untuk diketahui dalam beberapa kali kesempatan perlombaan TTG baik provinsi maupun tingkat nasional yang dilaksanakan oleh Kemendes PDTT inovasi dari Bulungan beberapa kali meraih juara, yaitu pada tahun 2019 juara 1 oleh bapak Suprapto dari kecamatan Bunyu dengan inovasi pembuatan paving blok dari pelastik dengan inovasi yang dibuatnya dan tahun 2021 juara 2 diraih inovasi dari Bulungan juga, yaitu oleh Ibu Misri Ayu Suntrik dengan inovasi alat pengorengan serbaguna atau ALGOSENA, untuk tingkat provinsi inovasi ini meraih juara 1.(MC Bulungan/sny)

  • Bagikan
Exit mobile version